Kamis, 10 Februari 2011

Tips Memelihara Anak Kelinci dan Memilih Indukan bagi PEMULA

Tips Memelihara Anak Kelinci. Anak Kelinci adalah hewan yang sering dijumpai di beberapa tempat misalnya tempat wisata,karena keunikannya kita sering membeli anak kelinci, tetapi banyak kejadian tentang kematian anak kelinci, saya akan berbagi tips mengenai pemeliharaan anak kelinci  sesuai dengan pengalaman saya :
  1. Pilihlah anak kelinci yang sehat. Kelinci yang sehat terlihat dari matanya yang bersinar (tidak layu) dan tidak basah, hidung bersih dan tidak basah, daerah anus tidak kotor dan tidak basah, ekornya ngacir ke atas serta semua bagian tubuh berfungsi dengan baik dan tidak cacat.
  2. Pilihlah anak kelinci yang sudah lepas sapih / menyusui. Anak kelinci dipasaran apalagi ditempat-tempat wisata biasanya belum tuntas disusui induknya, jadi jika memilih pilih lah yang sudah lebih dari 40 hari atau yang baik adalah 2 bulan, beberapa penjual biasanya bohong tentang umur kelinci jadi jangan memilih kelinci yang terlalu kecil, pastikan ingin membeli jenis apa karena setiap jenis mempunyai ukuran dan bentuk anak yang berbeda, biasanya di pasaran adalah jenis New Zealand atau kalau sudah banyak campuran darahnya jadi disebut lokal (penjual biasa menyebut australia, tetapi tidak ada kelinci ras australia jadi ini hanya sebutan bagi penjual-penjual). sebenarnya yang paling aman adalah memelihara kelinci usia 4 bulan untuk pemula karena sudah tidak rentan penyakit. Jadi pilihlah tempat membeli yang tepat, biasanya para peternak langsung lebih mengetahui jenis kelinci di banding penjual-penjual, bila ingin lebih baik coba tanyakan silsilah kelinci agar mengetahui jelas indukannya.(Jangan membeli kelinci anakan di bawah umur 2 bulan. Itu akan mengakibatkan kelinci mudah mati karena kekebalan tubuhnya rentan. Kelinci di petshop atau pinggir jalan sering dikatakan umur 1 bulan, bahkan ada yang bilang 2 bulan. Kita tidak tahu betul akan hal itu sebab kita tidak menerima kalender kelahiran. Para pedagang sering berbohong dengan mengatakan kelinci umur 1 bulan, padahal kecil-kecil, biasanya baru umur 20-25 hari. Kalau 2 bulan saja tidak diperbolehkan dibeli, maka 1 bulan jelas lebih gawat. Jangan percaya setiap jenis kelinci yang dijual umum itu keturunan ras murni. Kita tidak tahu soal kawin silang. Pada umur 1 bulan kelinci bisa jadi nampak murni, tetapi pada dewasa kelak jenisnya jadi aneh-aneh. Biasanya sudah terjadi perkawinan silang. Kalau mau dapat bibit yang baik sesuai keinginan mesti melihat induknya langsung.)
  3. Jangan memberi makan sayuran jika masih dibawah 3 bulan. 3 bulan pun hanya boleh dikasih wortel tetapi sedikit saja. Kangkung akan berdampak buruk bagi pencernaan, bagi beberapa orang kelinci dikasih kangkung dan bertahan, mungkin jenis kelinci campuran atau yang biasa disebut australia oleh penjual dapat tahan oleh kangkung, jenis ini memang lebih kuat karena telah di kawinkan silang dan indukannya pun biasanya kuat pencernaanya. tetapi tetap saja dapat berbahaya selain itu bisa menyebabkan penyakit lain seperti gigi tonggos disaat dewasa. kelinci jenis lain sangat rentan terhadap kangkung. (Kangkung bukan pakan terbaik. Setiap pohon berjenis berbambu berpotensi menyimpan gas. Jangan terkecoh pada kesukaan kelinci. Kelinci suka kangkung karena lapar dan tidak ada pakan lain. Kalau sudah lapar apapun jadi. Kangkung dan kubis menyimpan potensi gas yang tinggi dan mengakibatkan air kencing bau (amoniak). Wortel (bersih) sangat baik bagi Kelinci Anakan maupun kelinci dewasa. Gizi wortel tinggi sehingga anakan kelinci pun sangat perlu memakan wortel. Hindari wortel kotor dan busuk sebab bisa jadi penyakit pencernaan.).
  4. Berilah makanan yang sehat untuk anak kelinci. Berikannlah pelet kelinci yang berkualitas untuk menunjang kebutuhan vitamin dan mineralnya, soal biaya memang agak mahal untuk anak tetapi saat dewasa anda bisa mengganti pelet dengan pelet kelinci biasa yang lebih efisien. berikan juga sedikit hay (sejenis rumput kering yang dikemas) atau perkenalkan hijauan seperti rumput2tan yang sudah dilayukan (pilih rumput juga harus hati-hati karena ada beberapa rumput yang beracun) lebih aman yang sejenis dengan rumput gajah, alternatif lain adalah daun pisang dan kulit jagung, untuk daun pisang bisa juga mengobati mencret jadi penyajiannya harus dicuci bersih dan ditiriskan lalu di belah-belah sesuai ukuran mulut kelinci, untuk kulit jagung pakailah bagian dalam yang hijau muda, cuci lalu layukan sedikit (untuk kulit jagung dianjurkan umur kelinci diatas 2,5 bulan).Tapi yang paling baik untuk kebutuhan serat adalah hay, alternatif dipakai untuk mereka yang ingin menekan biaya perawatan atau yang sulit mendapatkan hay karena belum banyaknya hay yang dijual dipasaran. (Pakan kelinci adalah rumput. Anak kelinci di bawah 3 bulan lebih cocok rumput ketimbang pelet. Pemberian pelet (atau pakan padat lain) seperti ampas tahu atau bekatul boleh tetapi hanya sedikit. Baru setelah umur 2,5 bulan boleh lebih banyak (sekitar 50 gram) sedang kelinci di atas 3 bulan bisa 100gram per hari. Kelinci anak lebih cocok rumput karena sistem pencernaannya masih labil. Kalau banyak pelet jadi berat, terlebih jika tidak diberi air minum.)
  5. Berilah air minum yang bersih untuk kelinci. Beberapa orang bilang kelinci muda tidak boleh dikasih air, ya karena biasanya yang bilang demikian memberi sayuran kepada kelinci mereka, misalnya sawi dan wortel  ini mengandung air dan kebutuhan air tercukupi tetapi kondisi ini sebenarnya tidak bagus dan dapat membuat kelinci mencret. jadi sediakan air yang cukup untuk kelinci anda, yang terbaik dengan botol khusus agar air tidak tumpah. (Jangan percaya kelinci tidak boleh dikasih air minum. Semua makhluk hidup butuh air minum, terlebih kelinci anakan yang baru saja dipisahkan dari induknya. Jangan percaya bahwa kelinci kebutuhan air minumnya cukup dari rumput. Itu kacau, sebab rumput layu kadar airnya sangat minim sementara kebutuhan untuk melancarkan pencernaan dengan air dan kebutuhan kencing sangat banyak. Air putih matang atau mentah sangat dibutuhkan kelinci. Jangan percaya air membuat kelinci mati. Itu teori bodoh. Bukan airnya yang membuat mati, melainkan karena penyakit. Penyakit kelinci yang ditimbulkan oleh bateri, protozoa atau kuman bisa muncul dari mana saja. Termasuk air. Pastikan air itu bersih. Kalau kena kotoran segera ganti yang bersih.)
  6. Sediakan kandang yang baik dan lingkungan yang mendukung. Kandang anak kelinci haruslah yang tidak terkena angin malam secara langsung, lebih aman di dalam rumah atau tutup kandang dengan kain-kainan atau terpal agar kelinci lebih hangat, alas kandang jika berjeruji atau kawat maka sediakanlah tempat untuk kelinci mengistirahatkan kakinya dapat dibuat dari lantai yang di balik atau potongan bambu yang disusun berjajar dengan celah-celah 1-2 cm, karena kandang kawat akan membuat kaki pegal. sanitasi harus baik dan pastikan pee atau air kencing kelinci tidak membasahi kaki-kakinya karena dapat menimbulkan penyakit kulit, bersihkanlah perlengkapan makan,minum dan kandang dengan disinfektan dosis rendah, alas yang sudah kotor dengan kotoran anak kelinci harus dibesihkan paling lamabat 2 hari 1 kali. (Penyebab kudis/budugen hanya satu sebab, yakni karena kandang jorok. Kuku kelinci yang sering menginjak kotoran biasanya menularkan penyakit kudis itu ke telinga. Solusi kebersihan sebagai syarat mutlak. Kaki/kuku kelinci perlu dibersihkan dengan air hangat supaya kuman/kutu pada mati. Kalau perlu dipotong kukunya biar lebih aman. Jangan percaya bahwa musim hujan banyak mengakibatkan kematian. Bukan soal musim hujannya, tetapi kelembaban dan kebersihan yang jadi masalah. Kalau bisa ditangani secara baik dijamin tidak akan banyak kematian.)
  7. Jangan sering digendong. Jika sudah 3 bulan maka boleh sering tetapi lebih aman saat umur 4 bulan, jangan menarik kuping kelinci untuk mengangkatnya karena dapat merusak pembuluh darah di kuping, genggamlah bahunya dan topanglah pantatnya, cara yang paling baik adalah tangan satu mengendong dibelakan kaki depan dan tidak menekan, lalu topang bagian pantat kelinci dengan tangan satunya, tetapi beberapa kelinci tidak suka posisi ini maka pakailah cara mengangkat dari bahu.
  8. Biasanya anak kelinci akan senang jika ada teman seumuran di kandangya. Jangan membeli beda umur karena biasanya yang satu akan stress. jika kelinci stress maka dia bisa mencret dan meninggal setalah kejang-kejang
  9. Awasi dan hindari dari predator. Seperti kucing, anjing, tikus dan jangan terlalu sering dimainkan anak kecil karena anak kecil sering salah menggendong dan dapat menimbulkan stress, hindari suara berisik yang mengagetkan seperti petasan karena anak kelinci bisa sangat stress dengan suara, suara petir juga akan membuatnya takut mungkin karena telinga mereka lebih besar jadi suara akan lebih menyakitkan telinga dan karena di alam bebas mereka sangat waspada dan bisa sangat takut akan beberapa hal, tetapi beberapa kelinci mempunyai sifat yang berani meskipun jarang.
  10. Jangan menyerah jika anak kelinci anda belum dapat bertahan sampai dewasa. Saya pun pertama-tama kehilangan kurang lebih 10 anak kelinci sebelum sekarang dapat membesarkan tetapi masih ada beberapa yang tak bertahan meskipun sedikit. Jangan kapok untuk pelihara kelinci jika selalu mati belilah yang berumur 4 bulan, jika takut ukuran yang besar belilah jenis mini atau dwarf yang berat dewasa kurang dari1 kg.
  11. Jangan dibawa pergi jauh. Kelinci di bawah umur 3 bulan sangat rawan dibawa pergi jauh melewati 100 km perjalanan. (Jangan percaya bahwa kelinci anakan bisa dibawa pergi jauh. Itu akan membuat celaka sebab kelinci anakan di bawah 2 bulan masih sangat rawan stres. Stres mengakibatkan pencernaan terganggu, terlebih jika kurang air minum dan kurang serat (rumput). Jangan membawa kelinci di perjalanan dengan kardus sebab kardus menimbulkan panas dan sumpek. Banyak kejadian kelinci pada mati. Kalaupun hidup hanya beberapa hari selanjutnya mati karena pengaruh banyak hal, seperti stress dipisah dari induk, perjalanan jauh, dehidrasi (kekurangan air) atau stres karena kepadatan kelinci.).

    Tips Memilih Indukan Kelinci Yang Baik . Keberhasilan dalam beternak dan memelihara kelinci adalah berasal dari bibit kelinci yang baik. pasti banyak pertayaan, bagaimana sih kelinci yang baik/bagus/sehat dan layak dipelihara ? itu hal yang umum dan wajar menjadi pertanyaan.

    Ciri-ciri kelinci yang baik adalah sebagai berikut :
    1. Penampilan nampak tegap, gerakannya gesit dan menarik perhatian.
    2. Bulu halus mengkilap dan tidak rontok atau adanya parasit karena penyakit tertentu , misal : kulit kaki, telinga, hidung mengelupas/pecah-pecah. ( bulu ronok untuk indukan bisa juga karena kelinci itu mau beranak atau siap kawin )
    3. Pandangan mata tajam, tidak cekung atau melelehkan air mata, demikian juga untuk hidung dalam kondisi bersih juga tidak ada ingusan
    4. Nafsu makan baik
    5. Bagian kaki tidak bengkok, tampil lurus tegap dan kokoh menyangga badan
    6. Ekor naik mengikut arus tulang punggung. Kelinci yang ekornya tergeletak dilantai atau menceng biasanya terkena penyakit
    7. Bagian saluran kencing dan anus tidak basah dan kotor. 

    Umur
    Indukan umur antara 6-8 bulan sangat produktif melahirkan anak,jangan sampai beli indukan diatas 2,5tahun. Karena usia tersebut kelinci sudah tidak produktif dan kemungkinan tidak bisa melahirkan lagi. Jika kita ingin membeli kelinci anakan pastikan usia nya 60 hari, dimana selama 45 hari anakan bersama induk untuk mendapatkan pasokan asi. Jangan sampai membeli kelinci yang umurnya dibawah 60 hari .

    Hal-hal yang menyebabkan kematian anak kelinci dibawah usia 60 hari tinggi , dkarenakan :
    • Anak kelinci disapih dibawah usia 45 hari, karena ingin mendapatkan uang banyak maka menjualnya pada umur yang belum waktunya sapih.
    • Penggantian pakan pada usia dibawah 60 hari tidak boleh mendadak.
    • Perjalanan jauh bagi kelinci dibawah umur 60 hari adalah penderitaan , terlebih cuaca panas tanpa makan dan minum

    Jenis dan Silsilah
    Silsilah keturunan harus jelas dan memenuhi standar. Keturunan asli ini sangat penting untuk indukan supaya kualitas anak-anaknya tetap terjaga dengan baik.

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar